My way

Maret 10, 2008

MUD VOLCANO

Diarsipkan di bawah: My KuliaH — fazfast @ 5:26 pm

MUD VOLCANO DI PULAU JAWA

Mud Volcano atau gunung api lumpur merupakan fenomena yang memanjang dalam

lapisan bumi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, utara Bali hingga utara Lombok yang jika

suatu ketika terjadi patahan akibat pergerakan bumi, maka akan menemukan jalan keluarnya.

Untuk di pulau Jawa sendiri dapat dilihat dari gambar di bawah ini, yaitu terdapat di kota-kota

berikut: Jawa Tengah di daerah Bleduk Kuwu, Purwodadi dan Sangiran, sedangkan di Jawa

Timur ditemukan di Kalang Anyar, Pulungan, Gunung Anyar hingga Bangkalan yang berada

dalam satu pola kelurusan berarah NE-SW.

Mud Vulcano ini terbentuk karena melepaskan gas alami yang naik ke permukaan ketika

menemukan conduit (sesar mendatar yang tegak) dan membawa Lumpur (mud) yang memiliki

densitas lebih ringan dari sedimen di sekitarnya. Lumpur, gas, batuan, belerang dan garam serta

air akan diletuskan di permukaan membentuk kerucut seperti gunung. Proses sedimentasinya

serupa mud diaper dalam skala yang lebih kecil tetapi dalam gerakan yang lebih cepat, jadi

dipicu oleh adanya paket sedimen berdensitas rendah dikelilingi paket sedimen berdensitas lebih

tinggi. Gerakan tektonik berpengaruh, juga burial sedimen yang diendapkan secara cepat.

Wilayah sesar mendatar aktif merupakan lahan subur mud vulcano.

Mud Vulcano ini juga bisa terbentuk di bawah laut, sea bed. Hanya skalanya sampai ke

permukaan atau tidak akan dipengaruhi oleh volume bahan rombakan subsurface yang

dibawanya naik. Beberapa gunung lumpur bahkan membentuk pulau-pulau seperti banyak

ditemukan di utara pulau Sawu baratnya Timor dan di utara Timor. Pulau Atauro (Pulau

Kambing) di offshore uutara Dili adalah pulau mud vulcano.

Sumber : http://hotmudflow.wordpress.com/2006/10/30/gunung-lumpur-madura-satu-garis-dengan-porong/

MUD VOLCANO BLEDUG KUWU

Bledug Kuwu adalah sebuah fenomena gunung api lumpur (mud volcanoes) seperti halnya yang terjadi di Porong, Sidoarjo, tetapi sudah terjadi jauh sebelum jaman Kerajaan Mataram Kuno (732M – 928M). Terletak di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Purwodadi, Propinsi Jawa Tengah. Obyek yang menarik dari Bledug ini adalah letupan-letupan lumpur yang mengandung garam dan berlangsung secara hampir kontinyu pada daerah dengan diameter ± 650 meter. Secara etimologi, nama Bledug Kuwu berasal dari Bahasa Jawa (karena memang adanya di tengah Jawa sih… :) , yaitu ‘bledug‘ yang berarti ‘ledakan / meledak‘ dan ‘kuwu‘ yang diserap dari kata ’kuwur‘ yang berarti ‘lari / kabur / berhamburan‘. Mungkin kalau adanya di Jawa Barat namanya akan menjadi ‘Mèlèdug Lumpat’, atau menjadi ‘Explode Run’ jika terdapat di Greenwich :) .

Lokasi Bledug Kuwu

Lokasi Bledug Kuwu dapat dilihat juga menggunakan Google Earth pada koordinat 7°07′03.90″LS, 111°07′17.61″BT seperti pada screenshot di atas. Bleduk Kuwu dapat ditempuh kurang lebih 23 km ke arah Timur (Cepu, Blora) dari Purwodadi.

Bledug Kuwu merupakan letupan gas pada endapan lempung yang terkumpul secara berkala. Endapan lempung yang cukup tebal, dimana di bagian dalamnya terakumulasi gas sehingga terbentuk ruangan yang cukup tebal dibawah tanah. Ruangan yang terbentuk memberikan tempat untuk terkumpulnya air formasi yang asin dan ikut keluar saat terjadi letupan gas setinggi 1 – 5 meter dengan interval beberapa jam. Bahkan menurut penduduk setempat dulunya tinggi letupan Bledug Kuwu dapat mencapai 10 meter dengan interval 5 menit.

Gas yang terdapat pada letupan Bledug Kuwu merupakan gas metan biogenik (biogenic methane gas) yang merupakan hasil dari proses diagenesis dan biasa terjadi pada kedalaman 0 sampai 4 km. Terbentuk dari sisa jasad mahluk hidup serta aktifitas jasad renik anaerob pada kondisi temperatur tinggi (± 100 – 125°C) dan tekanan dari beban sedimen diatasnya. Untuk keterangan tentang terjadinya proses diagenesis silahkan baca kembali artikel saya tentang Proses Pembentukan Minyak Bumi.

Air formasi yang ikut terbawa keluar saat terjadi letupan gas mempunyai kadar garam (salinitas) yang tinggi dan sangat potensial untuk diolah menjadi garam dapur. Kelebihan garam dapur volcano ini adalah sudah mengandung yodium dengan kadar yang lebih tinggi dibandingkan garam dapur hasil olahan dari air laut, meskipun berpotensi mengandung sianida juga, sehingga relatif bisa langsung digunakan tanpa harus melalui proses penambahan yodium lagi kedalam garam.

Secara geologi, fenomena yang terjadi di daerah Kuwu disebut sebagai Mud Volcano atau gunung api lumpur. Setiap ekstrusi pada permukaan lempung atau lumpur Bledug Kuwu membentuk suatu kerucut yang diatasnya terdapat suatu telaga. Ekstrusi tersebut dibarengi dengan keluarnya gas dan air (kadang-kadang juga minyak) secara kuat, bahkan dengan suara ledakan. Seringkali gas yang dikeluarkan terbakar sehingga menyerupai gunung api. Sifat gunung api lumpur ini sangat tergantung kepada iklim dan juga jumlah lempung yang dikeluarkan.

Terjadinya gunung api lumpur biasanya berasosiasi dengan suatu keadaan geologi yang lapisan sedimennya belum tekompaksikan, mempunyai tekanan tinggi dan mengakibatkan timbulnya diapir dari serpih ataupun penusukan oleh serpih. Gejala tersebut juga sering berasosiasi dengan daerah yang disebut ‘over pressured area‘, yaitu daerah tekanan tinggi yang tekanan serpihnya lebih besar daripada tekanan hidrostatik, dengan demikian dapat menimbulkan kesulitan pemboran.

Sumber: http://persembahanku.wordpress.com/2006/10/01/mud-volkano-kuwu-bledug-kuwu/

MUD VOLCANO DI DUNIA

1. Europe and Asia

Fenomena Mud Volkano hanya sedikit terjadi di benua eropa, tetapi dozens dapat ditemukan di Kerch Peninsula tenggara dari Ukraina. Di Italia umumnya berada di utara dekat Apennines dan di Sicily. Yang lainnya relatif, mud mud volkano ditemukan di Berca Mud Volcanoes dekat Berca di Buzău County, Romania dekat Carpathian Mountains.

Banyak mud volcano terdapat di shore dari laut hitam dan laut kaspia. Tenaga tektonik dan jebakan sedimentasi yang sangat besar yang mengelilinginya telah mengakibatkan mud volkano, banyak mengeluarkan gas methane dan hidrokarbon. Mud volkano dengan ketinggian lebih dari 200 meter terjadi Azerbaijan, erupsi yang sangat menghasilkan api. Iran dan pakistan juga memiliki mud volkano yang terletak penggunungan makran. China memiliki mud volcanoes di Xinjiang province. Terdapat juga mud volcanoes di Arakan Coast in Myanmar. Ada dua active mud volcanoes di South Taiwan, dan yang lainnya tidak aktif.

Lokbatan Mud Volcano eruption in Azerbaijan, 2001

Gambar Mud volcano di azzerbaijan

2. North and South America

Mud volcanoes di Benua North American meliputi:

Yagrumito Mud Volcano in Monagas, Venezuela. (6 km from Matur�n)

Gambar Yagrumito Mud Volcano in Monagas, Venezuela. (6 km from Maturín)

South American mud volcanoes meliputi:

  • Venezuela. Di bagian timur dari Venezuela terdapat beberapa mud volcanoes, mud ini mengandung air, gas biogenic, tentunya juga mengandung hydrocarbons dan yang terbanyak mengandung garam.
  • Colombia. El Totumo mud vocano terletak di antara Bolivar dan Atlantico (Colombia). Mud volcano kira-kira mempuyai tinggi 50 kaki.

3. Other parts of the world

Pada pulau Baratang, bagian dari kepulauan Great Andaman pada Andaman Islands, samudra Indian juga memiliki mud volcanic yang activ. Sebagian besar terjadi peristiwa erupsi mud volcano pada tahun 2003.

Kecelakan pengeboran offshore di Brunei pada tahun 1979 menyebabkan mud volcano dan erupsi baru berhenti setelah 30 tahun..

4. Yellowstone’s “Mud Volcano”

Yellowstone's Mud Volcano feature. (NPS,Peaco,1998).

 

Gambar Yellowstone’s Mud Volcano feature. (NPS,Peaco,1998).

Yellowstone National Park’s Mud Volcano terjadi di peaco pada tahun 1998. ini banyak mengandung hot springs, mud pots and fumaroles daripada mud volcano.

 

Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Mud_volcano

No Comments Yet »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com.